Jumat, 01 Desember 2017

Bab 11: Meningkatkan Kualitas Pengambilan Keputusan




BAB 11
Meningkatkan Kualitas Pengambilan Keputusan

·         Dalam dunia bisnis.pengambilan keputusan menjadi sesuatu yang sangat penting, pengambilan keputusan yang baik dan bijak akan membawa perusahaan kearah yag tepat dan bisa mendapatkan profit yang besar, sebaliknya, keputusan yang kurang tepat, bisa membawa dampak pada kerugian, dan paling parah tentu kebangkrutan pada perusahaan tersebut.
·         Berapa jenis keputusan:
    1. Unstructured decision
Keputusan diambil dengan mempertimbangkan penilaian, evaluasi atau wawasan untuk memecahkan masalahnya. Menuntut pengalaman dan berbagai sumber dari luar.
Contoh: keputusan untuk bergabung (merger) dengan perusahaan lain.
2.      Structured decision
Keputusan yang rutin dan berulang, di mana pengambil keputusan mengikuti s       ebuah prosedur yang jelas.  
Contoh; Keputusan pemesanan barang, jika inventori barang melewati stock level tertentu, maka persediaan barang harus ditambah. 
3.      Semi Structured decision

Keputusan yang sebagian dapat diprogram, berulang-ulang dan rutin sebagian lagi tidak terstruktur.

Contoh : data penjualan barang di suatu derah menunjukkan kecenderungan untuk turun dalam 6 bulan terakhir. Manajer akan mengumpulkan berbagai data dari sistem informasi (bagian terstruktur) dan melakukan wawancara untuk mengumpulkan informasi luar (tidak terstruktur) sebelum mengambil keputusan.









·         Beberapa tipe Decision Making
 







·       Tahap pengambilan keputusan:
o   Intelligence
Menemukan, mengidentifikasi dan memahami masalah yang terjadi pada organisasi
o   Design
Menggali berbagai alternatif solusi yang mungkin
o   Choice
Memilih alternatif solusi yang terbaik
o   Implementation
Menerapkan pilihan yang diambil dan melakukan monitoring bagaimana solusi tersebut bekerja.
o    
·       Peran manager dalam mengambil keputusan
o   Peran Interpersonal 
Manajer bertindak sebagai figur utama dalam organisasi ketika mereka mewakili perusahaan kepada dunia luar dan melakukan tugas-tugas simbolik, seperti memberikan penghargan kepada karyawan.
o   Peran Informasi:
Manajer bertindak sebagai pusat saraf dari organisasi, menerima informasi terkini yang paling konkret dan mendistribusikannya kepada mereka yang membutuhkannya juru bicara dalam organisasi.
o   Peran Dalam Pengambil Keputusan:
Manajer bertindak sebagai wirausahawan dalam mengusulkan jenis-jenis aktivitas baru, menangani gangguan-gangguan yang muncul dalam organisasi, pengalokasian sesumber, negosiator

·       Business Intelligence
Infrastruktur untuk mengumpulkan, menyimpanm menganalis data yang dihasilkan oleh  aktivitas bisnis. Pengetahuan akan sangat diperlukan untuk mengambil keputusan yang baik. Pengetahuan dapat berupa pengetahuan tentang pelanggan, pesaing, mitra bisnis, lingkungan ekonomi, dll. 
·       Decision Support System
o   SIM
Membantu manajer mengawasi dan mengelola bisnis dengan menyediakan informasi dan kinerja perusahaan. SIM secara khusus menghasilkan laporan yang sifatnya tetap dan rutin (terstruktur berdasarkan data yang diperoleh dan dirangkum dari sistem pemrosesan transaksi (TPS) perusahaan
o   DSS
Sebuah sistem komputer yang interaktif, user-friendly, digunakan pada level manajemen yang memadukan data dan model dan alat analisis untuk mendukung pengambilan keputusan yang semi terstruktur atau tidak terstruktur.
o   ESS
Membantu manajer puncak untuk menaruh perhatian pada informasi kinerja organisasi
ESS mengumpulkan data dari seluruh organisasi dan memungkinkan manajemen untuk memilih, mengakses dan melakukan penyesuaian terhadap kebutuhan mereka dengan menggunakan alat analisis dan display data online.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar